BerandaPendidikanKritik Pemda Sorsel, Ketua Duta UNP Sukabumi Nilai Pemda Tak Perhatikan SDM...

Kritik Pemda Sorsel, Ketua Duta UNP Sukabumi Nilai Pemda Tak Perhatikan SDM Daerah

SORONG, JAGAMELANESIA.COM – Ketua Duta Universitas Nusa Putra Sukabumi Jawa Barat Ferdinan F. Onim mengkritisi kinerja pemda Sorong Selatan (Sorsel) dalam peningkatan SDM mahasiswa Sorong Selatan. Onim menilai Pemda Sorsel tidak memperhatikan bahkan tidak mampu memberdayakan anak-anak Sorong Selatan sehingga banyak mahasiswa Sorsel saat ini terkatung-katung di kota studi mereka.

Menurut Onim, berdasarkan data mahasiswa yang berada di masing-masing kota studi yang bukan termasuk Program Beasiswa, mereka mengeluhkan bahwa setiap tahun pemda Sorsel hanya datang untuk mendata nama-nama mereka namun tidak ada hasil apapun untuk mahasiswa.

“Saya bisa bawa Program Beasiswa 1000 Anak Negeri saat ini untuk mengurus adik adik mahasiswa asal Sorsel sehingga bisa kuliah gratis saat ini. Program beasiswa ini dapat meringankan beban orangtua kita yang saat ini berada di Kabupaten Sorong Selatan,” ujar Onim, Sabtu (30/7/2022).

“Saya kesal pemerintah Sorsel punya banyak uang, namun tidak mampu menciptakan SDM Sorsel secara baik. Saya yang tidak punya jabatan besar dan tidak punya gaji saja saya mampu urus anak-anak Sorsel bisa kuliah secara gratis, dan coba kalau saya saat ini punya posisi seperti pejabat Sorsel atau Bupati Sorong Selatan, pasti saya bisa ciptakan SDM itu lebih dari 90 persen,” katanya.

Onim menyebut, selama tiga tahun terakhir ia telah menjalankan program ini meskipun tanpa digaji. Ia membuktikan bahwa anak-anak Sorsel saat ini dapat berkuliah gratis dan telah mencapai 70 persen.

“Yang menjadi pertanyaan adalah dana 7,8 Miliar yang dikucurkan ke Yayasan Tipari dan membiayai 75 tenaga pengajar (dosen) itu mana hasilnya yang terlihat? Kalaupun tidak ada hasil apa-apa, stop untuk bangun kampus yang tidak jelas hanya menelan biaya besar  namun hasilnya nol,” katanya.

“Kami meminta untuk BPK RI, KPK RI, Kejati Papua Barat dan Bapak Kapolda Papua Barat yang baru menduduki jabatan baru di atas Kota Injil Papua Barat saat ini jangan main-main untuk tindak tegas terhadap kasus korupsi yang lagi subur di kabupaten Sorong Selatan,” ujar Onim.

Ia meminta Kapolda Papua Barat untuk menindak tegas dan mengusut tuntas kasus korupsi di Sorsel, agar semua oknum yang terlibat bertanggungjawab atas perbuatannya. Onim pun menyatakan akan melakukan aksi untuk mempertanyakan dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Sorong Selatan.

“Kami tidak lagi diam saat ini, sudah cukup kami memberikan waktu selama ini, namun kami melihat ada indikasi oknum yang berdiri di belakanng Bupati untuk membela orang korupsi yang merugikan masyarakat dan negara, dan oknum oknum itu secara tidak langsung turut membunuh SDM di Papua Barat, secara khusus di Kabupaten Sorong Selatan,” tegas Onim. (UWR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru